Advokat / Pengacara dan Konsultan Hukum

Puisi Kebebasan

Kebebasan
Melayang diantar puing keruntuhan budaya
Dunia social yang telah tergadaikan
Oleh serigala berbulu kelinci mengendus
Memangsa tanpa pandang bulu
Menghancurkan kawan sendiri

Maukah kebebasan ini berjalan
Diantara kepedihan diri yang entah kapan berakhir
Sementara waktu bergulir terus tanpa henti
Dilain sisi nasib tak menentu bergulir
Bahkan terkadang berhenti di salah satu titian
Titian itupun akan patah bila tak ada pergerakan

Sementara diri harus bergerak walaupun kosong
Berjalan walaupun tanpa tujuan pasti
Disisi lain, semua tampak menjengkelkan
Menggemaskan dengan keadaan yang miris
Selalu membawa kita pada kepedihan

Kunang-kunang kepedihan
Terbang bebas tanpa menemukan arah pasti
Berbicara, bergerak dan berfikir tanpa hasil
Selalu menuai badai yang menghantam
Seakan berkata kapan akan menemukan nasib yang baik

Tidak ada komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Diberdayakan oleh Blogger.